
Orang berolahraga agar tubuh lebih sehat dan berat
badan turun. Selama beberapa minggu pertama atau berbulan-bulan, Anda melihat
manfaatnya seperti tubuh lebih fit dan lebih ramping. Tapi, tiba-tiba saja itu
stagnan alias mentok.
Apabila kondisinya seperti itu, jangan langsung berhenti olahraga. Coba gunakan
ini sebagai kesempatan besar untuk menilai kembali dan mereset rencana Anda.
Berikut kesalahan-kesalahan yang mungkin Anda lakukan dan bagaimana
memperbaikinya dalam waktu dekat seperti disampaikan Amy Roberts, National
Academy of Sports Medicine Certified Personal Trainer di WomensHealthMag,
Senin (14/4/2014):
1. Melakukan hal yang sama
Sungguh mengagumkan apabila Anda bersemangat untuk kebugaran Anda apakah itu
dengan bersepeda di ruangan, zumba, atau berlari. Tapi apabila Anda selalu
melakukan hal tersebut, Anda semakin jago dengan hal tersebut. Kemudian
perubahan dalam tubuh Anda berhenti.
Anda bisa memperbaikinya dengan mudah. Cobalah sesuatu yang baru. Apabila
tujuan Anda lebih berotot, tambahkan beberapa latihan kekuatan. Atau jika Anda
ingin meningkatkan fleksibilitas Anda, cobalah yoga.
"Jika Anda ingin memiliki apa yang belum Anda miliki, Anda harus melakukan
apa yang belum Anda lakukan," kata Personal Trainer Aimee Nicotera.
2. Anda kurang menantang diri
Penelitian menunjukkan, intensitas latihan lebih penting dibanding durasi
apabila ingin menurunkan berat badan. Sebagaimana disebutkan di atas, tubuh
Anda beradaptasi dengan cepat dengan rutinitas yang sama dan ini termasuk sesi
maraton atau berjalan di taman.
Sebaliknya, cobalah mencampurnya dengan yang berbeda seperti cardio, lari
interval. Perhatikan interval intensitas.
Hal yang sama juga berlaku untuk latihan kekuatan apabila menggunakan beban
yang ringan. Anda harus menambah berat.
Dengan pergantian antara latihan ringan, menengah , dan hari-hari yang berat,
Anda akan mendapatkan hasil terbaik untuk otot.
3. Makan berlebihan
Dalam monitor denyut jantung disebutkan Anda membakar 800 kalori, jadi tak ada
salahnya Anda makan sesudahnya. Faktanya, membakar kalori sering
dibesar-besarkan.
Karena itu upayakan memperhatikan porsi Anda dan ingat kalori cair juga
dihitung. Salah satu cara untuk membuat Anda sadar gizi adalah makan setiap
kali makan dan snack dengan duduk, nikmati setiap gigitan. Orang sering lupa
dengan kalori yang dikonsumsinya.
4. Lelah dan tertekan
Apabila Anda tak cukup tidur atau tertekan di tempat kerja, tubuh Anda tak bisa
beradaptasi dengan pengaruh positif olahraga. Tidur sangat penting untuk otot
dan penyembuhan setelah sesi keringat. Dan stres bisa mendatangkan malapetaka
pada hormon Anda, melatih tubuh Anda mempertahankan lemak.
Cobalah untuk tidur minimal tujuh jam atau mencari cara untuk mengelola stres
kapan pun Anda bisa.
5. Sering duduk ketika tak olahraga
Duduk itu penyakit dan orang sulit menghindari ketika begitu banyak pekerjaan
memilih berjam-jam di meja. Olahraga teratur menjadi pertahanan yang baik, tapi
penelitian menunjukkan orang yang lebih aktif, bukan hanya di gym , tetapi juga
dalam kehidupannya lebih kurus dan lebih bugar.
Jadi, apabila Anda menemukan duduk berjam-jam di suatu tempat, saatnya memulai
kebiasaan baru. Cobalah berjalan untuk berbicara dengan rekan kerja secara
langsung, berdiri ketika Anda menelepon, atau keluar saat makan siang, naik
tangga, atau memilih meja berdiri. Intinya, luangkan lebih banyak waktu dengan
kaki Anda.
Sumber: liputan6.com